Seputar Silikon Payudara

Posted by

Gaya hidup metropolitan yang akhir-akhir ini banyak diadopsi oleh kalangan wanita berada atau the have, cenderung menghalalkan segala cara untuk tujuan demi penampilan yang dapat menjadi sensual dan indah. Salah satunya adalah pembentukan kecantikan tubuh dengan cara penyuntikan silikon. Sayangnya, tidak menutup kemungkinan kalau cara yang satu ini akan membawa dampak yang fatal terhadap perkembangan tubuh, atau bahkan nyawa pelakunya.
 
Memang, apabila hasilnya tepat, maka silikon akan mampu membuat penampilan seorang wanita berubah, dalam arti bisa lebih indah. Hidung yang pesek akan menjadi mancung, pantat yang kecil akan menjadi lebih besar, begitu pula payudara yang kendur atau kecil akan menjadi lebih besar dan sensual.
Tetapi, apabila penanganan silikon ini tidak atau kurang profesional, dalam arti tidak mengacu pada kaidah-kaidah medis yang berlaku, maka dapat dipastikan kalau nyawa akan menjadi taruhannya. Sudah ada cukup banyak kabar menyangkut hal ini yang diulas di media massa, menyangkut seorang wanita yang meninggal karena penggunaan silikon yang tidak benaratau dilakukan oleh orang-orang yang tidak profesional.
 
Bahaya yang ditimbulkan oleh silikon, khususnya yang jenis cair, tergolong sangat besar sekali. Pihak medis pun jarang yang menggunakannya untuk kebutuhan operasi plastik, karena sesuai dengan sifatnya yang cair, silikon jenis ini akan terus mencari celah yang bisa dimasuki dengan mengikuti aliran darah. Jadi, apabila cairan silikon ini terus mengikuti aliran darah yang tak menentu arahnya, maka hasil yang diharapkan pun akan jadi berantakan dalam waktu yang singkat.
 
Meskipun demikian, bukan berarti semua jenis silikon tidak boleh dikonsumsi atau digunakan. Dunia medis sendiri juga sering menggunakan silikon berjenis padat dalam bentuk kantung. Dan orang yang menyuntiknya juga biasanya benar-benar ahli dalam hal yang satu itu. Artinya, seorangdokter yang memiliki ijin, spesialis, dan memang memiliki kewenangan.
 
Untung-Rugi Penggunaan Silikon
Tak bisa dipungkiri kalau payudara adalah organ tubuh dari wanita yang tergolong erotis. Apabila payudara itu disentuh oleh tangan atau bagian lain dari tubuh lawan jenisnya, maka si wanita bisa naik tensi birahinya. Banyak pria yang menyukai payudara besar, meskipun tidak sedikit yang menyukai payudara berukuran kecil.
 
Dari hasil penelitian, payudara wanita jaman sekarang lebih besar dibandingkan payudara para wanita pada jaman dahulu. Dalam dekade terakhir, ukuran bra rata-rata telah meningkat dari 34 B ke 36 C. Hal itu mungkin disebabkan karena wanita muda pada jaman sekarang dapat menikmati makanan yang lebih bergizi dan pemakaian pil kontrasepsi yang lebih meluas.
 
Dari hasil penelitian pula, diketahui kalau pria dapat mencapai orgasme dengan memegang payudara wanita daripada wanita yang dipegang payudaranya. Studi dari Alfred Kinsey yang terkenal, yang ia tuangkan dalam Sexual Behavior in the Human Female (Perilaku Seksual pada Wanita), menyebutkan kalau hanya 50 persen dari wanita mencapai kepuasan dari perangsangan payudara, dan hanya 11 persen yang merangsang payudara mereka selama melakukan masturbasi.
Selama berhubungan seks, diameter puting dapat bertambah besar kirakira setengah sentimeter dan keseluruhan payudara dapat berkembang sampai seperempatnya.
 
Dari hasil survei pula, diketahui bahwa banyak pria, dan juga wanita, yang tidak mengagumi payudara yang kencang. Apalagi jika kencangnya payudara tersebut karena silikon. Salah seorang wanita pemilik payudara terbesar di dunia adalah Pandora dari negeri Inggris. Payudara wanita ini memiliki ukuran 62 HHH (atau di atas ukuran normal). Pandora mengatakan kalau payudaranya itu sangat menyiksanya, karena ia harus mengenakan bra khusus di malam hari dan ia merasa amat susah untuk dapat berjalan normal.
 
Uniknya, pada masa sekarang ini, wanita justru merasa minder atau rendah diri kalau memiliki payudara yang relatif kecil. Para artis, para model atau selebriti lainnya, terutama, selalu berusaha untuk dapat memiliki payudara yang besar, mungkin dengan harapan agar terlihat lebih seksi, menggoda dan menggairahkan. Hal itu kemudian memicu mereka untuk melakukan segala cara; ada yang melakukan pembedahan atau operasi, ada juga yang menggunakan metode suntik silikon. Padahal, efek sampingnya jelas tidak baik, di samping tentunya para pria tidak akan menyukai payudara yang seperti itu.
 
Jim Moran, pengarang buku terkenal berjudul How I Become an Authority on Sex, mengisahkan pengalaman seorang kawannya yang gemar sekali pada payudara wanita. Suatu hari, ketika pria itu berenang, dia melihat seorang wanita cantik yang berenang dengan posisi terlentang dengan payudaranya yang tersembul di atas permukaan air.
 
Pria itu segera saja mendekati dan menggerayangi payudara wanita yang menurutnya menggoda itu. Nah, si wanita ternyata menyukai perbuatan tersebut. Dan ketika si pria meningkatkan aksinya, mendadak si pria terkejut dan kemudian bergegas meninggalkan si wanita. Apa yang terjadi? Ternyata pria itu dapat merasakan kalau payudara itu tidak lebih dari silikon. Sejak kejadian itulah si pria tersebut menjadi trauma dan tidak berani lagi memegang payudara wanita selama tiga bulan.
 
Kasus dari cerita di atas tersebut bisa dijadikan sebagai bahan renungan bagi kaum wanita yang berkeinginan memperbesar atau mengoperasi payudaranya hanya karena ingin terlihat lebih menarik di mata kaum pria.
 
Pembentukan Payudara: Operasi dan Risikonya
Ukuran bagian tubuh yang satu ini memang sering dianggap sebagai sesuatu yang penting bagi kaum wanita atau bahkan pria. Sama halnya dengan ukuran lingkar pinggang dan pinggul, lingkar payudara pun diberi istilah ukuran vital perempuan. Untuk mendapatkan ukuran yang ideal, banyak cara yang dilakukan oleh kaum wanita, dan mereka pun seringkali tak segan-segan untuk melakukan operasi.
 
Operasi untuk memperkecil payudara, misalnya, sebenarnya ini lebih rumit daripada implementasinya. Sebelum melakukan operasi, dokter bedah harus mempertimbangkan terlebih dulu bentuk dan ukuran sebelumnya.
 
Lantas, seberapa kecil bentuk yang dikehendaki, kondisi kesehatan secara umum dan apakah pasien masih berminat untuk menyusui bayinya kelak.
 
Tidak perlu diceritakan lagi, operasi yang biasanya memakan waktu antara tiga sampai empat jam ini harus menggunakan anestesi umum (pasien ditidurkan atau dibuat tidak sadar). Risiko dari operasi ini hampir mirip dengan implantasi, ditambah dengan risiko tidak bisa menyusui bayi. Karena ada perubahan jaringan pada payudara yang bisa mengganggu fungsi dari kelenjar susu.
 
Ada juga yang melakukan operasi untuk mengencangkan payudara. Meskipun secara teknisnya lebih mudah, tetapi bekas irisan yang ditinggalkannya tetap sama. Artinya, risiko terjadinya parut pun tetap sama. Selain itu, setelah beberapa lama, secara alamiah payudara akan menggantung sehingga perlu dilakukan operasi lagi.
 
Suatu hal yang penting setelah operasi pembesaran payudara, pengecilan atau pengencangan payudara, adalah seorang wanita harus tetap melakukan apa yang disebut sebagai ‘sadari’ atau memeriksa payudara sendiri, secara teratur. Sebab, selalu ada kemungkinan terjadinya tumor payudara, baik jinak ataupun ganas.
 
Bagaimana Implantasi Payudara Dilakukan
Ada satu cara untuk membesarkan payudara yang kedengarannya cukup mengerikan, yaitu dengan menanamkan atau melakukan implantasi suatu benda. Apa yang ditanamkan itu? Umumnya adalah sebuah kantung yang terbuat dari bahan kombinasi karbon, hidrogen, oksigen dan silikon yang diisi dengan silikon gel atau cairan garam fisiologis. Cara yang satu ini dianggap relatif lebih aman dan lebih sedikit menimbulkan reaksi penolakan tubuh.
 
Yang perlu diingat adalah, implantasi tidak selalu menghasilkan bentuk payudara yang diimpikan. Jangan buru-buru percaya kalau dokter menampilkan foto-foto orang yang telah berhasil dioperasi dengan cara
penanaman silikon ini. Juga jangan kecewa kalau setelah melakukan implantasi, penampilan Anda tidak seperti wanita-wanita yang berpose di sampul majalah-majalah pria.
 
Sebetulnya, operasi ini dilakukan dengan irisan yang dilakukan di daerah puting susu, pada lekuk bawah payudara atau di dekat ketiak. Tentunya si pasien ditidurkan terlebih dulu dengan menggunakan anestesi umum.
 
Melalui irisan tersebut, dokter akan memisah-misahkan jaringan sehingga letak kantongnya nantinya akan berada di belakang payudara. Bahan implantasi disisipkan di balik otot dada, sehingga jaringan payudara akan terdorong ke depan. Otot dada berada di lapisan pelindung antara implan dengan jaringan payudara. Apabila bentuk payudara terlalu jauh, maka mungkin diperlukan sayatan tambahan untuk mengangkat payudara tersebut.
 
Setelah operasi, selama seminggu payudara akan sedikit bengkak, sakit dan berwarna biru kehitaman. Untuk beberapa bulan pertama, mungkin dokter bedah akan menganjurkan pasien untuk menggunakan bra yang cukup kencang. Olahraga yang terlampau aktif pun harus dihindari. Setelah beberapa bulan tersebut, payudara akan mulai melunak dan perlu melakukan pemijatan agar pelunakan berjalan lebih cepat. Selain itu, berguna untuk mengembalikan fungsi syaraf perasa di payudara menjadi pulih secara lebih cepat.
 
Setiap operasi tentunya selalu ada kemungkinan terjadinya komplikasi. Pertama, risiko pendarahan sewaktu operasi. Namun, hal ini tidak terlalu berbahaya. Kedua, bekas irisan dapat menimbulkan parut atau cacat. Memang, teknik operasi pada masa kini sudah sedemikian maju, sehingga dokter akan dapat menghilangkan bekas yang sangat minimal.
 
Namun, ada orang-orang tertentu yang punya bakat membentuk cacat di tubuhnya. Akan lebih baik apabila hal ini didiskusikan terlebih dulu dengan dokter bedah sebelum memutuskan untuk dilakukan implantasi. Walaupun jarang, ada kemungkinan terjadinya infeksi di sekitar implan. Kalau ini terjadi, maka terpaksa implan tersebut harus dikeluarkan lagi agar infeksi dapat dikendalikan.
 
Ada kemungkinan juga tubuh membentuk jaringan cacat yang membungkus implan. Implan merupakan benda asing bagi tubuh, karenanya tubuh pun berupaya untuk menghancurkannya atau setidaknya mengisolasi


Blog, Updated at: 21:27:00

0 komentar:

Post a Comment

Cari Blog Ini


Aplikasi CBT Mandiri seperti UNBK Praktis dan Mudah

Aplikasi CBT Mandiri adalah aplikasi untuk penilaian tertulis berbasis komputer secara mandiri oleh sekolah. Bisa digunakan untuk ujian sekolah, ulangan semester, ulangan tengah semester mupun ulangan harian yang berbasis komputer.Lengkap dengan analisis butir soal. Selengkapnya disini

Dollar Gratis Setiap Bulan

Dollar Gratis Setiap Bulan
Anda au dapet dollar setiap bulan seperti ini? Silakan Daftar
Iwan Yas. Powered by Blogger.

Follow by Email

Google+ Followers